Ngobrol bareng....

Berasal

Kamis, 06 Agustus 2009

August Rush (Music Is Everywhere)

August Rush

The Music Is Everywhere. All You Have To Do Listen.

Evan Taylor (Freddie Highmore) percaya bahwasannya orang tuanya masih hidup dan mereka memberi sinyal keberadaannya lewat musik. Musik yang Evan dengar bisa dari apapun, cahaya, angin ataupun udara semuanya mengantarkan musik untuk Evan. Sampai teman-temannyapun menganggap dia aneh. Dia tinggal bersama anak panti asuhan khusus cowok. Suatu hari dia pergi ke New York untuk mencari kedua orang tuanya dengan menumpang mobil pengangkut makanan. Sampai di taman kota dia bertemu dengan Arthur yang sedang bermain musik demi sejumlah uang yang dilempar oleh para pejalan kaki. Evan sangat takjub melihat Arthur memainkan gitar sambil bersenandung, dia terus mengikuti kemanapun Arthur pergi, sampai Arthur pun nyerah dan mengajaknya tinggal bersama.

Cerita bergulir mundur saat orang tua Evan bertemu disuatu pesta perayaan, Lyla Novacek (Keri Russell) adalah pemain cello terbaik lulusan dari Julliard School sangat jenuh melewati pesta di dalam dia keluar dan bertemu dengan Louis Connely (Jonathan Ryhs Mayer) seorang leader di group rock band dia memegang gitar sekaligus menjadi vokalis. Mereka berdua melewati malam romantis bersama di atas gedung. Tetapi mereka tak pernah bertemu kembali, meski Lyla mengandung janin dari Louis. Ayah Lyla tidak memperbolehkan anknya bertemu dia berharap Lyla hanya konsen dengan karirnya menjadi cellist. Percakapan antara Lyla dan ayahnya membuat Lyla marah dan berlari keluar dari restoran tempat mereka makan dan tertabrak mobil.

Lyla tak tahu apa yang terjadi selanjutnya yang dia dengar bahwasannya seorang suster mengatakan janinnya dalam keadaan kritis, sesaat dia sudah siuman ayahnya mengatakan anaknya meninggal padahal saat itu ayahnya sedang mengirim cucunya untuk diadopsi. Cerita kembali dimana Evan sangat mencintai gitar, dia memainkan gitar dengan gaya yang berbeda dan membuat seisi ruangan dimana Evan sekarang tinggal terkesima. Wizard (Robbin William) seorang pemimpin yang merekrut anak-anak jalanan untuk mengamen mengajaknya main ditaman kota dan musik yang mengalun dari petikan tangannya disambut meriah oleh para pejalan kaki, uang yang terkumpul sangat banyak. Wizard sangat bangga dengan Evan lantas dia menganti namanya dengan Augush Rush terilhami dari mobil yang melintas.

Suatu malam tempat persembunyian Wizard terendus polisi, semua pengguhuni berlarian sembunyi. Evan berlari didalam geraja di sana dia menemukan sekumpulan orang sedang latihan bernyanyi, lagi-lagi dia nyaman sekali setiap ada alunan musik yang syahdu. Dia berkawan dengan anak kecil yang tinggal di Gereja dan meminjam pianonya, Evan sangat antusias sekali melihat not-not balok berjejer rapi di papan piano, dia mencoba memencet setiap tuts lewat suara hentakan orang yang sedang bermain basket diluar. Dan ciptakannya harmony musik yang musik yang indah.

Musik memang telah menjadi bahasa komunikasi yang bisa dipahami oleh semua kalangan, apalagi musik yang datang dari hati. Dalam film August Rush sountarck yang bertaburan sangat indah dengan ‘someday’ nya milik John Legend dan Kaki King juga berperan seorang gitaris amerika yang TOP banget dan ost nya juga menjadi nomine di Academi Award For Original Song, lakon Evan yang disematkan pada Freddie juga cocok sekali bermata biru like a his father. Freddie pernah main Charlie and the Chocolate Factory dan Sparder wick. Dia memiliki wajah yang smart meski dia tidak ahli dalam memainkan gitar dia bisa berakting layaknya seorang pemain besar. Robbin William yang biasa menjadi pemain komedi juga sangat pas suaranya dan karakternya bisa berubah.

Film garapan Kirsten Sheridan ini telah menyentuh hatiku lewat cara yang berbeda, lewat getaran harmoninya musik yang mengalun, lewat gesekan cello yang indah.

0 komentar:

Poskan Komentar