Ngobrol bareng....

Berasal

Kamis, 05 November 2009

Rahasia Kaum Falasha

Judul Buku : Rahasia Kaum Falasha
Penulis : Mahardika Zifana
Penerbit : Edelweiss
Cetakan : I, Januari 2009
Tebal : 422 hal
ISBN : 978-979-17401-5-1

Harta karun selalu saja menggiurkan bagi siapa saja yang mendengarnya? Terlepas itu hanya mitos atau pun dongeng klasik yang dibacakan sebelum tidur, karena kita sudah ter-sugesti (Romy Rafael kaleee) bahwasannya harta karun pastilah hal-hal yang indah jadi membicarakannya saja menyenangkan, apalagi ada petunjuk untuk menuju kesana. Bayangkan tiba-tiba kau menemukan kertas kusam dengan petunjuk aneh berupa garis-garis petunjuk atau rangkaian puisi yang memiliki arti sangat kuat yang akan menuntunmu ketempat harta karun di rumah yang baru saja kau beli dan AHA ternyata di bawah lantai yang sedang kau injak terdapat emas sebesar karung. Menyenangkan sekali bukan.

Tinggalkan khayalanku itu, ada yang lebih menarik dari sekedar harta karun biasa ialah The Ark of Covenant atau Tabut Perjanjian, yang dipercaya hilang dengan banyak segala versinya itu.Salah satu versinyanya tabut perjanjian itu di serahkan kepada Menelik, putra Raja Sulaiman dari Ratu Saba. Dan tentu saja banyak yang memburunya terutama bagi kaum Yahudi yang mensucikan benda tersebut, The Knight Zion nama organisasinya. Mereka memburu dengan culas dan menyebarkan kengerian bagi siapa saja yang menghalangi rencananya.

Heri seorang mahasiswa Indonesia yang sedang melakukan penelitiannya di Ethiopia tewas. Misteri kematian Heri membawa sahabatnya Esa berpetualang dari Negara ke Negara lain, dengan dibantu Nisa mereka terus melawan waktu untuk menguraikan berbagai masalah yang tiba-tiba saja menjadi rumit dan pelik. Kehadiran Indra seorang tersangka utama pembunuhan Heri dan sekaligus saksi dan dipercaya mampu akan sedikit mengurai masalah jika bertemunya, malah membawa mereka bertemu dengan ajal yang semakin cepat.

Akankah mereka dapat terlepas dari ajal yang menghantui? Bagi yang sudah sering baca cerita bertema Misteri apalagi yang bertema tabut perjanjian akan mudah menebaknya, karena sudah pernah ada dipasaran. Tapi kalau yang menulis penulis Indonesia dan diambil dari sudut seorang Filolog Muslim mungkin akan berbeda.
Novel ini kaya dengan pengetahuan, tapi sayang tidak dibarengi dengan penututuran yang apik, narasi untuk menciptakan kemisteriusan seperti tidak sampai puncak, seperti banyak tokoh yang tiba-tiba menjadi pahlawan dan mengakibatkan pendiskripsian tokoh tidak kuat alhasil alurnya dipakasakan agar mencapai tujuan dari inti novel ini. Di kavernya terpampang tulisan “Akan menjadi film kolosal pertama dalam sejarah Indonesia” dan doakan saja semoga tak mengecewakan.

0 komentar:

Poskan Komentar